Berita

 Network

 Partner

Wasit Catur
Hamdani saat bermain catur bersama Ketua Percasi Kalimantan Barat. Foto: Antara Kalbar/Istimewa

Wah! Hamdani, Warga Asli Kalbar Dipercaya Jadi Wasit Catur PON Papua 2021

Berita Baru Kalbar – Wasit catur asal Kalimantan Barat (Kalbar), Hamdani dipercaya menjadi wasit cabang olahraga (cabor) catur di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX yang akan digelar di Papua pada Oktober 2021 mendatang.  

“Alhamdulillah, saya dipercaya menjadi seorang wasit pada cabang catur di perhelatan olahraga empat tahun sekali itu,” kata Hamdani, mengutip dari Antara Kalbar, Jumat (10/9/2021).

Penetapan Wasit Catur

Kepada Antara Kalbar, Hamdani mengatakan, penunjukkannya sebagai wasit catur pada ajang PON tersebut berdasarkan SK Ketua Umum PB PON No. 364/VIII/Tahun 2021 Tentang Pengangkatan Panitia Pelaksana Cabang Olahraga Catur PON XX/2021 Papua.

“Berdasarkan SK PB PON tersebut, saya terpilih menjadi salah seorang wasit catur yang akan bertugas pada PON XX,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Hamdani menerangkan bahwa cabang catur PON XX akan berlangsung di Hotel SwissBell Merauke pada 4-13 Oktober 2021. Secara keseluruhan, dikatakannya, ada 15 medali emas, perak dan perunggu yang akan diperebutkan oleh 100 atlet.

Merujuk dari Technical Handbook Cabor Catur PON, Hamdani menyebut, terdapat sembilan nomor pertandingan di kelompok putra dan enam nomor pertandingan di kelompok putri.

Dijelaskannya, semua nomor pertandingan Catur PON XX/2021 akan dilaksanakan dengan sistem pertandingan setengah kompetisi di seluruh kategori, yakni catur standar, catur cepat dan catur kilat.

Terkait terpilihnya Hamdani, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kalbar Derry Yulianto mengaku bangga dengan capaian itu. Derry menuturkan, sebelumnya Hamdani juga pernah dipercayakan jadi wasit catur di tingkat internasional.

“Percasi Kalbar bangga sekali ada wasit catur kita yang bertugas di PON. Sebelumnya, Hamdani ini juga pernah menjadi wasit pada ajang internasional, yakni Asian Para Games di Jakarta tahun 2018,” tuturnya.