Berita

 Network

 Partner

Operasi Sampah Rinjani
Operasi Sampah Rinjani oleh Benjamin Ortega Bersama 58 Porter Lokal. Foto: Instagram @benjaminortega.

Operasi Sampah Rinjani, Pembuat Film Asal Perancis dan 58 Porter Bersihkan 1,6 Ton Sampah

Berita Baru Kalbar – Sampah yang kian menumpuk dan menggunung di Rinjani menginspirasi pembuat film asal Perancis Benjamin Ortega bersama 58 warga lokal untuk kompak membersihkannya. Total ada sebanyak 1.603 ton sampah yang terkumpulkan selama 3 hari operasi sampah Rinjani itu.

Menurut salah satu penyedia jasa pemandu pendakian Gunung Rinjani, Green Rinjani, pembersihan Gunung Rinjani sebenarnya rutin dilakukan setiap ada pendakian. Hasil operasi sampah Rinjani bersama Benjamin Oterga kali ini menjadi salah satu pembersihan terbesar sejak 2013.

Operasi Sampah Rinjani
Penampakan Gunung Rinjani. Foto: trekkingrinjani.com

Ide Operasi Sampah Rinjani

Melansir dari VoaIndonesia (11/8), ide pembersihan sampah di Gunung Rinjani diinisiasikan oleh Benjamin Oterga saat dirinya mendaki gunung untuk merekam keindahan gunung berapi yang terletak di Lombok itu.

“Baru-baru ini saya mendaki Gunung Rinjani, dan saya kaget dengan jumlah sampah yang saya lihat di sana. Jadi kami berhasil angkat 1,6 ton sampah,” kata Benjamin pada VoaIndonesia (11/8).

Saat hendak menyoroti keindahan gunung tersebut, ia merasa tak berdaya untuk melanjutkan rekamannya.

“Saya merasa nggak berdaya karena saya ingin menyororti betapa indahnya gunung Rinjani, tapi ini banyak sekali sampah,” ujar Benjamin.

Dengan cepat dan sigap, ia pun langsung menggalang dana. Kurang dari 24 jam sebelum mendaki, dana hasil penjualan baguettes virtual akhirnya terkumpul. Dana tersebut digunakan oleh Benjamin untuk menyewa 50 porter lokal di gunung itu.

Benjamin Ortega saat menjual baguette untuk Operasi Sampah Rinjani. Foto: Instagram @benjaminortega.

“Jadi bukan baguette benaran yang bisa di kirim ke orang-orang, jadi itu hanya represntasi virtual untuk donasi. Jika kamu beli 1 baguette, kami dapata 1 euro (setara Rp 17.000),” jelas Benjamin.

Jumlah sampah yang dibersihkan melebihi target Benjamin, baginya itu adalah suatu hal yang sangat menyenangkan sekaligus menyedihkan karena ada banyak sampah yang dibuang secara sengaja oleh para pendaki.

“Itu adalah hal yang memuaskan tapi juga sangat menyedihkan melihatnya banyaknya sampah yang di buang ke alam, apalagi dengan sengaja,” terangnya.

Harapan dari Operasi Sampah Rinjani

Operasi Sampah Rinjani
Benjamin Oterga Selfie bersama salah seorang porter lokal. Foto: Instagram @benjaminortega

Usai operasi sampah tersebut, kini pihak Green Rinjani dan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) sedang mendiskusikan solusi jangka panjang terkait pembuangan dan pembersihan sampah di Rinjani.

“Kalau banyak sampah, ya mungkin tidak ada lagi orang yang mau datang. Dan yang rugi itu ribuan orang yang tinggal di sekitaran gunung Rinjani,” ungkap Pengelola Green Rinjani.

Lewat aksinya itu, Benjamin berharap aksinya dapat menyadarkan mereka yang suka membuang sampang sembarangan.

“Saya berharap aksi kami ini bisa menunjukkan seberapa buruk dampak jika orang terus buang sampah di alam,” pungkasnya.

Ia juga meminta bantuan semuah pihak, siapapun yang berkegiatan di alam untuk mengedukasi orang-orang yang belum sadar akan pentingnya menjaga alam. Menurt hematnya, alam sangat membutuhkan cinta dan manusia juga harus menjaganya.

“Saya minta tolong untuk mengedukasi banyak orang (terkait sampah) karena alam butuh cinta dan kita yang harus menjaganya,” tutup Benjamin.