Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kalbar Ekspor
Pelepasan ekspor pasta durian Kalbar di Merdeka Ekspor . Foto: Antara Kalbar.

Kalbar Ekspor Pasta Durian ke China Sebanyak 26,5 Ton



Berita Baru Kalbar – Provinsi Kalimantan Barat kembali melakukan ekspor durian dalam bentuk pasta. Total ada sebanyak 26,5 ton pasta durian yang di ekspor ke China. Penadaan ekspor itu dilaksanakan saat kegiatan Merdeka Ekspor yang serentak dilakukan di 17 pintu ekspor baik laut maupun udara se-Indonesia.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalbar Florentinus Anum mengatakan produk hortikultura yang di ekspor senilai Rp,8 miliar.

“Dalam Merdeka Ekspor produk pertanian terutama untuk hortikultura yaitu durian dalam bentuk pasta diekspor ke China. Total ekspor 26,5 ton atau nilainya capai Rp1,8 miliar,” ujar Florentinus saat mendampingi Gubernur Kalbar dalam kegiatan pelepasan ekspor komoditi pertanian di Pontianak, mengutip dari Antara Kalbar, Sabtu (14/8/2021).

Florentinus berharap kegiatan ekspor pertanian seperti durian harus terus ditingkatkan lagi, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas serta komoditi pertanian ekspor lainnya.

“Potensi ekspor Kalbar sangat banyak. Kegiatan ekspor ini selalu disampaikan Gubernur Kalbar dalam rangka meningkatkan nilai tambah dan peningkatan pendapatan petani di lapangan,” ujarnya.

Menurut hematnya, kegiatan ekspor yang kian meningkat itu bisa memberikan dampak positif untuk para petani.

“Petani sebagai produsen harus dibina. Penguatan kelembagaan kita dan perlu ada kemitraan dengan eksportir dalam bentuk kerjasama. Sehingga petani ada kepastian harga dan pasar. Selanjutnya kebutuhan eksportir terjaga atau berkelanjutan,” kata Florentinus.

Adapun sejumlah komoditi yang di ekspor dalam gerakan Merdeka Ekspor di antaranya adalah tanaman hias, kelapa bulat, kelapa parut kering, palm kernel expeller, santan kelapa, biji pinang, rbd palm olein, karet dan sarang burung walet. Bila ditotalkan, nilai ekspor dari keseluruhan komoditi ialah Rp194,31 miliar.

Menurut pemberitaan Antara Kalbar, sebelumnya, setiap dua bulan sekali pada 2021 Kalbar ekspor 53 ton durian ke China.

“Dari data Badan Karantina Pertanian Kelas 1 Pontianak tercatat setiap dua bulan sekali di tahun ini dari Kalbar ekspor durian beku sudah lumayan capai 53 ton,” kata Florentinus Anum.

Ia menjelaskan sejak Februari, April, Juni 2021 ekspor durian tersebut dalam bentuk beku. Saat ini, menurutnya, di Kalbar ada beberapa pabrik pengolahan durian.

“Untuk luas panen dan produksi durian di Kalbar sendiri mengacu pada tahun lalu yakni luas panen 1.268 hektare dengan produksi 14.672 ton. Pada 2020 ada penurunan produksi (durian) dari tahun sebelumnya yang mencapai 27.207 ton dari luas panen 2.851 hektare,” tutupnya.